Mainan anak yang aman untuk anak sangatlah penting agar kegiatan bermain tidak melukai, membahayakan maupun mencederai mereka. Mainan yang baik dan aman bagi anak perlu diperhatikan dengan baik oleh para orang tua maupun tenaga pendidik. Berbagai macam mainan yang beredar tidak bisa dipastikan seluruhnya aman dan tidak membahayakan.

Setiap mainan memiliki pengelompokan tersendiri sesuai kebutuhan usia anak. Untuk itu sebagai fasilitator mainan, Anda harus lebih teliti dan selektif dalam menentukan mainan yang tepat bagi anak. Unsur bahan dan segala aspek lain yang melekat pada mainan harus aman dan tidak membahayakan. Lalu mainan seperti apa yang dikategorikan sebagai mainan yang aman?

  1. Mainan Sesuai dengan Usia Anak

Setiap anak memiliki masa-masa pengenalan mainan yang bertahap, sejak bayi hingga menginjak belia. Hal utama yang harus diperhatikan adalah memilihkan mainan yang tepat sesuai usia anak. Pengertian ini berarti mainan tidak diberikan terlalu dini maupun sebaliknya.

Memberikan mainan untuk anak usia balita tidak bisa disamakan dengan mainan untuk anak sekolah dasar. Kecuali jika jenis mainan tersebut tergolong universal dan unisex seperti bola karet, jumping ball dan sebagainya.

2020 Baru Buatan Tangan Pernikahan Gaun Pakaian Fashion Gaun untuk ...

2. Berbahan Halus, Tidak Bergerigi dan Tidak Tajam

Hal berbahaya kerap mengancam anak-anak saat bermain. Salah satunya melalui mainannya sendiri. Struktur mainan yang kasar, bergerigi atau bahkan tajam akan sangat membahayakan si kecil saat bermain.

Pola mainan yang dibuat kurang halus memberi resiko kecelakaan bermain pada anak seperti kulit tergores, tertusuk dan lain sebagainya. Untuk itu, produsen mainan yang baik akan merancang dan menciptakan alat bermain yang menyenangkan namun juga tidak melukai anak.

3. Menggunakan Bahan-Bahan BPA Free

Mainan yang dibuat dengan bahan-bahan bebas BPA lebih terjamin keamanannya karena tidak mengandung unsur berbahaya apabila mainan masuk ke dalam mulut anak jika anak masih bayi dan dalam masa mouthing.

Bahan BPA free juga memiliki keunggulan ramah bagi lingkungan dan dibuat tanpa merusak alam. Ciri khas mainan seperti ini adalah bahan yang halus dan nyaman digenggam oleh anak. Bahkan karena keamanan bahan BPA free para produsen pun membuatnya menjadi berbagai peralatan makan dan minum untuk anak.

4. Tidak Berbau Menyengat

Tidak berbau menyengat juga menjadi salah satu kategori mainan anak yang aman untuk anak. Hal tersebut membuktikan bahwa mainan tidak mengandung zat pewarna maupun zat lain yang berbahaya. Bau yang tajam dapat membahayakan organ pernapasan anak karena dihasilkan dari zat-zat berbahaya.

5. Warna yang Menarik namun Tidak Mencolok

Penggunaan warna pada mainan juga penting untuk diperhatikan. Jenis warna yang dianjurkan untuk mainan anak adalah warna yang terang namun tidak terlalu mencolok. Hal ini dimaksudkan agar matanya dapat memandang dengan lebih baik tanpa menghilangkan fokus pada benda lain di sekitarnya. Pandangan mata anak pun akan tetap nyaman meski digunakan untuk bermain dalam waktu yang lama.

6. Partikel-Partikel Kecil yang Tidak Mudah Terlepas

Dalam suatu mainan biasanya tersusun berdasarkan komponen dan partikel berbagai ukuran, seperti baut atau benda-benda kecil lainnya. Anda harus jeli dalam memperhatikan setiap detail mainan anak Anda agar dapat dikenali komponen dan partikel apa saja yang melekat.

Lalu apakah benda tersebut rentan terlepas atau tidak. Jika komponen kecil pada mainan anak terlepas dikhawatirkan akan tertelan oleh anak. Oleh sebab itu, memahami kategori mainan anak yang aman untuk anak adalah langkah preventif untuk membahagiakan dan melindungi buah hati.